Rabu, 07 Maret 2012
sakit...pedih...inikah yang dinamakan sakit itu? ada sesuatu yang mengganjal di hatiku, sesak! saat ingin melepas sesak itu, air mata yang jatuh. aku butuh perhatian, ingin dicinta, disayang setulus hati, ingin seseorang yang ada di hati berada di sini. rasanya seperti dikoyak dicabik dan diremas!
bukaan, ini bukan sekedar drama puitis belaka! aku benar merasakannya...merasakan sedih dikala dia sedih, senang dikala dia senang, susah dikala dia susah, bahagia dikala dia bahagia...
tapi kapan aku punya orang yang bisa seperti itu padaku! kapaaaan aku merasa sayang yang berbalas..perihku ini tak tertahankan, jatuhnya air mata ini bersamaan dengan hujan di luar sana..
bisakah air mataku ini menjadikan aku lebih dewasa? bisakah air mata ini menjadikanku semakin kuat? bukankah air mata pertanda kelemahan?
maaf..maafkan keegoisan ini, egois yang kunamakan dengan sayang, jadi maafkan aku yang sayang padamu my heart! aku sungguh sayang dan tak bisa kuelakkan lagi..maafkan aku sayaaang . . .
bukaan, ini bukan sekedar drama puitis belaka! aku benar merasakannya...merasakan sedih dikala dia sedih, senang dikala dia senang, susah dikala dia susah, bahagia dikala dia bahagia...
tapi kapan aku punya orang yang bisa seperti itu padaku! kapaaaan aku merasa sayang yang berbalas..perihku ini tak tertahankan, jatuhnya air mata ini bersamaan dengan hujan di luar sana..
bisakah air mataku ini menjadikan aku lebih dewasa? bisakah air mata ini menjadikanku semakin kuat? bukankah air mata pertanda kelemahan?
maaf..maafkan keegoisan ini, egois yang kunamakan dengan sayang, jadi maafkan aku yang sayang padamu my heart! aku sungguh sayang dan tak bisa kuelakkan lagi..maafkan aku sayaaang . . .
Langganan:
Postingan (Atom)
